Paling jengkel nggak sih kalau saat lagi buru-buru, komputer sering lola pas mau dimatiin?. Masih mending kalau yang mau dimatiin cuma PC dekstop. Jadi kalau sedang proses shutdown berjalan, bisa ditinggal saja. Lah, kalau yang lola itu di laptop kesayangan?. Keseringan langsung tutup laptop saat shutting down malah bisa bikin hardisk bermasalah atau Windows error. Untungnya ada saya. Karena saya akan mengungkapkan teknik tingkat lanjut untuk mengatasi proses lola shutdown Windows dimana dengan hanya sebaris perintah command prompt (CMD) saja, kamu bisa shutdown Windows dalam hitungan detik.
A. Berkenalan Dengan Shutdown Utility. Sebelum saya memaparkan teknik tingkat tinggi untuk membunuh Windows seketika, kamu harus tahu dulu dasar-dasarnya. Dalam hal ini, karena saya akan menjelaskan perintah-perintah dari salah satu program utility bawaan Windows sendiri yaitu Shutdown, tentunya kamu harus tahu dulu profilnya si Shutdown ini dan apa saja parameter Shutdown yang bisa digunakan.
Program shutdown sendiri adalah program utility bawaan Windows yang berfungsi untuk mengelola proses "membunuh" sistem. Tool ini sudah ada sejak jaman dinasti Windows NT yaitu sekitar tahun 1993 dan masih disertakan dalam Windows 10 dan 11. Kamu bisa menengok program ini di folder C > Windows > System32 dengan format .exe. Tapi kamu ndak bisa langsung begitu saja klik program Shutdown.exe tersebut untuk bunuh Windows karena cara penggunaannya harus di-ikuti oleh parameter / perintah lanjutan. Cara umumnya untuk menjalankan program shutdown beserta parameternya adalah melalui Command Prompt (CMD).
- Buka dulu CMD-nya. Saya asumsikan kalau kamu menggunakan Windows 10 atau 11 ya. Tinggal tekan tombol Windows lalu ketikkan "cmd", maka akan muncul hasil pencariannya yaitu "Command Prompt". Langsung tekan enter saja.
- Setelah CMD terbuka, ketikkan shutdown dan Enter. Maka CMD akan menampilkan semua parameter dari Shutdown.
Berikut penjelasannya. Perintah untuk mematikan komputer: shutdown -s, restart: shutdown -r dan Log off: shutdown -l. Jika setelah -s atau -r ditambahkan parameter -f (artinya: force close / tutup paksa) maka proses shutdown akan dilakukan dengan menutup program yang terbuka dan menghentikan service yang berjalan secara paksa tanpa permisi dan peringatan ba bi bu lagi.
Seperti yang saya janjikan di awal posting, untuk shutdown dan restart Windows secara instan maka masih ada 1 parameter pendukung lainnya yang wajib kamu tahu yaitu parameter -t (arti: time out). Fungsinya adalah untuk menentukan jeda waktu sampai komputer betul-betul off. Contoh: shutdown -s -f -t 5 berarti shutdown 5 detik lagi. shutdown -r -f -t 60, restart 1 menit lagi. Untuk yang instan, maka perintahnya adalah shutdown -s -f -t 0 yang berarti shutdown saat itu juga. Parameter -t ini hanya berlaku untuk shutdown dan restart saja dan tidak bisa disandingkan dengan parameter -l (log off). Sampai sini, silahkan kamu mencoba-coba sendiri ya.
Ohya, hampir lupa. Jika sebelumnya kamu menjalankan perintah shutdown -s atau -r dan tiba-tiba ingin membatalkannya, kamu tinggal ketikkan saja lagi di CMD, shutdown -a (abort / batal).
Kalau sudah kamu praktekkan dan mulai mengerti, maka sekarang cobalah ketikkan perintah shutdown yang baru kamu pelajari di menu pencarian Windows yaitu dengan cara sama seperti kamu mencari Command Prompt yang telah dibahas sebelumnya. Tinggal tekan tombol Windows saja dan kamu masukkan perintah shutdown beserta parameter yang kamu mau lalu Enter. Selain itu, perintah Shutdown bisa juga dijalankan dari menu Run Windows. Kalau yang belum tahu, untuk mengakses Run menu secara cepat adalah dengan menekan tombol Windows+R.
| Alternatif Shutdown Selain CMD |
C. Mulai Membuat Shortcut.
Ok. Sekarang kita lanjut ke inti pembahasan. Daripada repot-repot setiap kali mau shutdown atau restart instan kamu harus mengetik perintahnya, alangkah praktisnya jika baris perintah shutdown tersebut disimpan dalam bentuk shortcut di layar Dekstop. Caranya:
- Klik kanan di layar Desktop. lalu pilih New > Shortcut.
- Di jendela Create Shortcut, ketikkan: %windir%\system32\shutdown.exe -s -f -t 0 pada kolom "Type the location of the item:".
- Terakhir untuk nama shortcutnya, karena menggunakan parameter -s maka beri saja nama Shutdown lalu klik tombol Finish.
%windir% (Windows Directory) berarti menunjuk ke folder Windows pada partisi drive yang terinstall system Windows, tidak perduli di drive mana terinstall. Cocok untuk kamu yang bingung, "Drive mana sih Windows gw?". Atau kalau memang yakin tinggal ketik saja, c:\windows\system32\shutdown.exe -s -f -t 0.
D. Penutup.
Sekedar berbagi, saya menggunakan teknik ini untuk shutdown dan restart express sejak masa kuliah saat masih menggunakan Windows XP Sp2. Namun akhirnya berganti menggunakan program mini yang lebih ekspress lagi dalam membunuh Windows (Baca: Tips Ampuh: Shutdown Windows Hanya dalam 3 Detik!). Jadi sebetulnya teknik yang saya paparkan bisa dibilang teknik jadul. Di postingan ini, masih ada beberapa parameter shutdown lainnya yang belum saya bahas. Tapi karena kondisi saya terkantuk-kantuk akibat mengetik dalam tempo yang tidak sesingkat-singkatnya, maka biarlah saya simpan untuk pe-er di episode berikutnya saja.
Untuk teaser, selain parameter yang tidak sempat dijelaskan di sini, episode berikutnya saya akan membahas perbedaan dalam penggunaan shutdown normal melalui start menu, shutdown -s, shutdown -s -f dan shutdown -s -f -t 0.
Terima kasih sudah membaca. Jika masih ada file belum disimpan, itu sudah di luar tanggung jawab "shutdown -s -f -t 0".

